Rabu, 16 September 2015

Sosiologi Hukum Mengenai Solidaritas di Masyarakat Terhadap Suatu Kasus.

PEMBANGUNAN MALL YANG MENIMBULKAN
 KONFLIK DI MASYARAKAT

Kasus :

            Pembangunan Mall yang letaknya strategis di kota Tulungagung Jawa Timur. Yang terdengar kabar desas-desus yang di karenakan sumber air(sumur) yang tiba-tiba menurun drastis dengan sendirinya. Sebelumnya dalam pembangunan mall di tengah kota ini sudah meminta ijin dari masyarakat dan kepala desa yang disaksikan oleh masyarakat setempat dan setelah itu tanda tangan, Katanya sih ada yang dapat imbalan setelah menanda tangani tersebut dan di dalam rapat tersebut dampak yang terjadi jika sumber air itu akan di kosongkan ternyata tidak terpikirkan.
            
             Awal pembangunan di lakukan setelah hari raya Idhul Fitri kemarin, mendatangkan proyek dari kota sebelah. Hari demi hari tanah pun di gali oleh mesin-mesin berat dan polusi yang tak ada henti-hentinya. Dan disitulah ketika menggali tanah di kedalaman 4meter harus mengosongkan sumbernya setelah sekian hari warga sekitar pertama cuma diam saja dan hari berikutnya pada berkumpul di sebuah halaman salah satu rumah warga setelah itu warga ada yang bercerita bahwa sumurnya kering hampir kandas, Apakah sebab musim kemarau ini ? Ternyata bukan .
              
              Setelah diseldiki bahwa sumber air yang dibuang dengan mesin diesel yang berdiameter pipa besar. Warga tidak berani berbicara karena dulu telah diberi imbalan selain itu banyak warga setempat yang bekerja di mall tersebut  dan selanjutnya salah satu warga menghubungi bos yang mendirikan mall tersebut. Akhirnya musyawarah pun terjadi dan selanjutnya mesin yang menyedot air tersebut di matikan dan jika keadaan tersebut terulang lagi warga akan berdemo, akan saat ini proses penyedotan air tetap berlangsung dengan menggunakan pipa yang berdiameter kecil dan sumur warga terisi dengan normal lagi tidak surut kembali.

Analisis Kasus :

          Dari pandangan Emile Durkheim seorang psikolog asal Perancis hal diatas merupakan cerminan solidaritas masyarakat yang mekanis karena kasus di atas masayarakat cenderung berkelompok yang apabila salah seorang warga di rugikan otomatis mereka berkumpul dan itu mencerminkan golongan orang yang homogen. Dilihat dari segi golongan masyarakat dalam kasus diatas kebanyakan masyarakat yang tergolong masyarakat homogen lebih mengutamakan tatacara penyelesaian masalah dengan cara Represif  bisa dikatakan mempunyai solidaritas yang tinggi agar memberi pelajaran. Di kasus ini tidak ada main tangan tetapi cukup dengan di musyawarahkan bersama .



Aditya Jarisman

1 komentar:

  1. Tulisan Anda belum mencerminkan kasus pelanggaran hukum sebagaimana yang ditugaskan. Anda belum menyebutkan aturan apa yang telah dilanggar dalam kasus di atas, dan respon masyarakat mencerminkan solidaritas apa? Silakan diperbaiki

    BalasHapus