THE SOUTH EAST ASIAN, NEW ZELAND AND AUSTRALIA FORUM OF BANKING
SUPERVISOR
(SEANZA)
The South East Asian,
New Zeland and Australia Forum of Banking supervisor (SEANZA) adalah Sebuah forum kebijakan regional bank sentral gubernur dari
Persemakmuran Inggris negara-negara di kawasan Asia Pasifik.
TUJUAN SEANZA
Tujuan dari The South East Asian, New Zeland and Australia Forum of banking Supervisor (SEANZA)
atau Forum Pengawas Perbankan didirikan sebagai cabang untuk menyediakan sarana
bagi perbankan pengawas dari daerah untuk membangun kontak dengan satu sama
lain, Memberikan pelatihan bagi Bank sentral staf dan forum Pengawas Perbankan
di Untuk bertukar informasi tentang isu-isu dan masalah yang menjadi
kepentingan bersama.
TUGAS SEANZA
The South East Asian, New Zeland and Australia Forum
of banking Supervisor (SEANZA) bertugas untuk membantu mengatasi masalah keterbatasan
SDM yang professional dan berpengalaman, khususnya pada tigkat menajerial
menegah ke atas, yang dihadapi bank sk
entral negar-negara di kawasan asia pasifik.
The South East Asian, New Zeland and Australia Forum
of banking Supervisor (SEANZA) ini didirikan pada tahun 1956. Awalnya terdiri bank sentral
dari negara-negara Persemakmuran Inggris di kawasan Asia-Pasifik, dengan maksud
untuk mengumpulkan sumber daya mereka untuk menyediakan kursus pelatihan
intensif dan sistematis untuk pusat menjanjikan staff.
ANGGOTA SEANZA
Peserta Forum telah diperluas melalui
bertahun-tahun, dengan perwakilan dari tujuan khusus badan pengawas seperti
Dinas Pengawas Korea Keuangan dan Australia Prudential Peraturan Otoritas
bergabung pengawas bank sentral. anggota asli yang bank sentral dari Australia,
India, Selandia Baru, Pakistan, dan Sri Lanka. Penambahan yang Bangladesh,
Republik Rakyat Cina, Hong Kong, Cina, Indonesia, Iran, Jepang, Republik Korea,
Malaysia, Macao, Cina, Mongolia, Nepal, Papua Nugini, orang Filipina,
Singapura, dan Thailand.
HUBUNGAN SEANZA DENGAN BI
BI
menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga internasional yang diperlukan dalam
rangka menunjang kelancaran pelaksanaan tugas Bank Indonesia maupun Pemerintah
yang berhubungan dengan ekonomi, moneter, maupun perbankan. BI menjalin
kerjasama internasional meliputi bidang-bidang yaitu Investasi bersama untuk
kestabilan pasar valuta asing, penyelesaian transaksi lintas Negara, hubungan
koresponden, tukar-menukar informasi mengenai hal-hal yang terkait dengan
tugas-tugas selaku bank sentral, pelatihan/penelitian di bidang moneter dan
sistem pembayaran.
ASEAN +3 (ASSOCIATION
OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS PLUS THREE)
ASEAN
+3 merupakan forum kerjasama di bidang ekonomi dari negara-negara ASEAN
ditambah Cina, Jepang dan Korea Selatan. Kerjasama ini di masa yang akan datang
akan terus ditingkatkan sehingga meliputi juga berbagai bidang politik dan
keamanan untuk mendorong perdamaian, kestabilan, dan kesejahteraan di kawasan
ini, Forum yang digelar antara lain berbentuk Pertemuan Puncak dan Pertemuan
tingkat Menteri.
ASEAN +3 kerjasama dimulai pada bulan
Desember 1997 dan dilembagakan pada tahun 1999 ketika pemimpin mengeluarkan
Pernyataan Bersama tentang Kerja Sama Asia Timur pada mereka ASEAN Ketiga + 3
Summit di Manila.
TUJUAN
ASEAN +3
Para pemimpin ASEAN +3 menyatakan
tekad yang lebih besar dan kepercayaan semakin memperkuat dan memperdalam
kerjasama Asia Timur di berbagai tingkatan dan di berbagai daerah, termasuk
energi, transportasi, dan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
TUGAS
ASEAN +3
ASEAN +3 sepakat untuk memperkuat
kemitraan dengan Republik Rakyat Cina (RRC), Republik Korea (Korea) dan Jepang
untuk mengatasi saling persoalan dan masalah dalam keamanan energi,
pengembangan gas alam, studi pasar minyak, penimbunan minyak, dan energi
terbarukan.
ANGGOTA
ASEAN +3
ASEAN + 3 meliputi 10 anggota Perhimpunan
Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Republik
Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan
Viet Nam) ditambah RRC, Jepang, dan Korea.
SUMBER REFERENSI :
www.bi.go.id diakses pada tanggal
29 Maret 2016 pukul 15.00 wib.
https://aric.adb.org diakses pada
tanggal 29 Maret 2016 pukul 15.00 wib.
http://www.centralbanking.com
diakses pada tanggal 29 Maret 2016 pukul 15.00 wib.
www.unterm.un.org diakses pada
tanggal 29 Maret 2016 pukul 15.00 wib.
www.wikipedia.org diakses pada
tanggal 29 Maret 2016 pukul 15.00 wib.
www.imf.org diakses pada tanggal 29
Maret 2016 pukul 15.00 wib.
PENULIS
ADITYA JARISMAN
(HUKUM EKONOMI SYARIAH)
Nilai 70
BalasHapusTrimakasih bu Zulfa
BalasHapus